Materi – 2

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS 8 SEMESTER 1

STRUKTUR BAHASA DAN KEBAHASAAN TEKS BERITA

  1. Struktur Teks Berita

Berdasarkan struktur berita, informasi-informasi dikelompokkan menjadi dua bagian, yakni berupa informasi yang penting dan informasi yang tidak penting.

  1. Kepala berita (lead) adalah bagian awal pemberitaan yang memuat keenam unsur berita. Kepala berita berisikan informasi penting yang susunan unsurnya dapat bervariatif. Dapat dimulai dengan kata “apa” atau dengan kata “kapan”.
  2. Badan atau tubuh berita adalah struktur yang memuat informasi penting yang berupa penjelasan dari kata “mengapa”.
  3. Ekor berita adalah struktur yang memuat informasi tidak penting yang tidak memiliki kaitan langsung dengan judul beritanya.

Contoh Berita

Judul Berita:   Wakil Indonesia Jesica Fitriana Meraih Juara 3 Kostum Nasional di Miss Supranational 2019

Teras Berita:              Kontes Miss Supranational 2019 yang digelar pada Hari Sabtu, 30 November 2019 membuat penampilan Jesica Fitriana, Puteri Indonesia Pariwisata 2019 mencuri perhatian para juri. Ia berhasil meraih juara 3 dalam kategori yang dimenangkan oleh perwakilan dari Meksiko. Kostum yang ia kenakan pernah ditampilkan dalam Jember Fashion Karnaval yang berjudul The Precious Boru Ni Raja.

Tubuh Berita:             Hanya dengan permainan kancing, kostum yang dirancang oleh Ayundavira Intan tersebut mampu menampilkan gaya yang berbeda sehingga memberikan kejutan tersendiri. Sebelumnya, Jesica hanya memakai rok balon dengan mini dress berkerah asimetris yang terkesan feminin. Namun, setelah kancing dibuka semuanya terkesan lebih edgy.

Ekor Berita:               Tampak ekor rok menjuntai panjang dengan bahan tenun ulos. Rambut panjang Jessica dikuncir kuda dengan bagian kepalanya dipasangkan hiasan manik-manik berwarna-warni. Sebagai pelengkapnya Jesica membawa sebuah tongkat dengan patung lelaki menunggang keledai pada bagian ujungnya.

  • Kebahasaan Teks Berita

Kosasih (2017: 15-17) menyatakan bahwa teks berita terdiri atas enam kaidah kebahasaan, yaitu penggunaan bahasa bersifat standart (baku), penggunaan kalimat langsung, penggunaan konjungsi bahwa, penggunaan kata kerja mental, penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat, serta penggunaan konjungsi temporal atau penjumlahan.

  1. Penggunaan Bahasa Bersifat Standart (baku)

Pada teks berita selalu menggunakan bahasa yang baku. Bukan bahasa trendi atau bahasa gaul. Tetapi, bahasa yang sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Namun meskipun bahasa yang digunakan adalah bahasa baku berita tetap dituntut sederhana dan komunikatif. Berita senantiasa luwes dan tidak kaku. Agar pembaca nyaman dan membaca hingga usai.

  • Penggunaan Verba Transitif

Teks berita seringkali menggunakan kata kerja (verba) transitif. Yaitu yang dapat diubah ke dalam bentuk pasif. Kata kerja bentuk pasif ini merupakan kata kerja yang dikenai pekerjaan.

  • Penggunaan Verba Pewarta

Selain verba transitif, teks berita juga menggunakan verba pewarta. Yaitu kata kerja yang memuat sebuah percakapan.

  • Penggunaan Kata Keterangan Tempat Dan Waktu (Adverbia)

Kata keterangan (adverb)juga digunakan dalam teks berita untuk menjawab poin “where” dan ”when”dalam sebuah berita.

  • Penggunaan Konjungsi Temporal Atau Waktu

Seperti halnya kalimat-kalimat pada tulisan lain, teks berita juga menggunakan konjungsi (kata hubung). Namun teks berita memiliki kekhasan dengan menggunakan konjungsi temporal, yaitu kata hubung untuk waktu. Waktu yang dimaksud disini berfungsi untuk menjelaskan rentetan kejadian (kronologis)pada sebuah berita. Karena fungsi dari sebuah berita sendiri adalah menginformasikan sebuah kejadian. Maka kejadian tersebut perlu dipaparkan secara runtut dan jelas.

  • Perpaduan Antara Kalimat Langsung/tidak Langsung

Dalam teks berita, terdapat kutipan-kutipan dari hasil wawancara yang kemudian dijadikan berita. Biasanya perkataan atau penjelasan narasumber menjadi dasar utama atau hanya sebagai informasi pendukung. Meskipun sebagai tambahan informasi saja, penjelasan dari seseorang terkait dianggap penting dalam berita. Seorang wartawan akan menulis berita berdasarkan apa yang dilihat dan didengarnya dari hasil wawancara atau sebuah pidato. Kemudian diolah menjadi tulisan berbentuk kalimat langsung dengan menyisipkan tanda petik dua di awal dan akhir sebuah kutipan. Kemudian di kalimat atau paragraf selanjutnya bisa ditambahkan dengan kalimat yang dibuat penulis berita sendiri. Namun dengan menambahkan keterangan bahwa hal itu dikatakan seseorang.

TUGAS BAHASA INDONESIA SMPN 2 SELONG

UNTUK KELAS (8.1),(8.2),(8.3),(8.4)

  1. Carilah sebuah berita yang singkat dan jelas  tentang covid-19
  2. Kemudian tentukan bagian struktur berita tersebut
  3. Tentukan kebahasaan yang terdapat didalam berita tersebut

Jawaban dikirim ke WA ibu Hj. Ahyani, S. Pd. (087763254181), Jangan Lupa menulis Nama dan Kelasmu

Bisa juga dikirim di Google Classroom, dengan kode :

  1. VIII-1 : zqwqxza
  2. VIII-2 : 5bzakwt
  3. VIII-3 : pgkg2ys
  4. VIII-4 : frok4ih